Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Rekomendasi Film Komedi Indonesia

10 Rekomendasi Film Komedi Indonesia

Banyak kegiatan yang bisa dilakukan saat waktu luang. Misalnya, belajar memasak, membaca buku, atau menonton film. Bicara soal menonton film, tampaknya hampir semua orang menyukai aktivitas yang satu ini. Memang, ada beragam genre yang disuguhkan dalam sebuah film. 

Komedi menjadi salah satu genre film yang banyak peminatnya. Penonton gak perlu berpikir banyak seperti nonton film misteri atau gak perlu menyiapkan mental seperti nonton film horor. Tinggal nonton filmnya dan tertawa sepuasnya.

Indonesia punya banyak film komedi yang layak dinikmati saat situasi apa pun. Beberapa rekomendasi ini boleh dilirik untuk mengisi waktu luang selama di rumah. Simak deretan filmnya, yuk.

1. My Stupid Boss (2016), dibintangi Bunga Citra Lestari dan Reza Rahadian. Kejadian sehari-hari yang dialami bos dan karyawannya ini kocak banget.

10 Rekomendasi Film Komedi Indonesia

Film My Stupid Boss berkisah tentang Diana (Bunga Citra Lestari), yang baru saja pindah ke Malaysia mengikuti suaminya, Dika (Alex Abbad).Karena bosan menganggur, Diana memutuskan mencari pekerjaan dan Dika merekomendasikan untuk melamar bekerja di perusahaan milik temannya.Singkat cerita, Diana diterima bekerja di perusahaan yang dipimpin pria asal Indonesia.Pria tersebut bertubuh gendut dengan kepala hampir botak dan kerap dipanggil Bossman (Reza Rahadian).

Diana awalnya mengira bahwa bekerja dengan atasan orang Indonesia akan membuatnya lebih mudah menjalankan tugas.Namun, nyatanya tidak begitu karena Bossman adalah atasan yang jahil, menyebalkan, pelit, dan selalu merasa benar.Semua kemauannya harus dituruti dan dia juga menerapkan sebuah aturan absurd bahwa Bossman selalu benar.Kejahilan Bossman mulai dirasakan Diana ketika ia ditelepon atasannya itu pukul dua pagi hanya untuk mengingatkan bahwa mereka akan mengadakan rapat esok hari.

Keanehan dan kejahilan yang dilakukan Bossman terus terjadi hingga Diana pun menjadi kesal padanya.Ternyata tak hanya Diana, karyawan lain pun merasakan hal yang sama.Diana lantas mengajak karyawan lain untuk membalas kejahilan Bossman ketika ia sedang melakukan perjalanan dinas ke New York, AS.Di tengah kemenangan Diana karena bisa membalas kejahilan atasannya, tiba-tiba terjadi sebuah insiden di perusahaan.

Bossman menuduh Diana telah menggelapkan uang perusahaaan.Diana marah atas tuduhan ini dan berhasil membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.Bossman pun menyesal dan meminta maaf, namun Diana terlanjur sakit hati dan memutuskan mengundurkan diri sebagai kepala administrasi.Bossman lantas mengupayakan berbagai cara agar Diana mau memaafkan dan kembali bekerja di perusahaannya.

2. My Stupid Boss 2 (2019). Sudah nonton yang pertama? Lanjut nonton sekuelnya, deh. Dijamin gak kalah lucu, lho!

My stupid boss 2

Sukses dengan My Stupid Boss (2016), Upi Avianto kembali dengan My Stupid Boss 2. Sikap arogan Bossman (Reza Rahadian) di film pertama membuat banyak pegawai memutuskan hengkang dari pabriknya.

Bossman yang bingung karena kehilangan karyawan akhirnya berniat mencari pegawai baru di Vietnam.

Berangkat ke Vietnam, Bossman ditemani oleh Diana (Bunga Citra Lestari), Mr Kho (Chew Kin Wah), dan Adrian (Iedil Dzuhrie Alaudin).

Pegawai yang tersisa Norahsikin (Atikah Suhaime) dan Azahari (Iskandar Zulkarnain) tetap tinggal di kantor.

Kepergian Bossman bukan berarti mereka tak menghadapi masalah. Mereka justru disandera gangster karena Bossman tak kunjung melunasi utang.

Sementara Bossman di Vietnam terlibat masalah karena melanggar kesepakatan gaji dengan calon pekerja Vietnam, hingga harus berurusan dengan polisi setempat.

3. Cek Toko Sebelah (2016). Film yang disutradarai Ernest Prakarsa memang gak pernah gak lucu. Ada saja kejadian kocak yang ada di warungnya Koh Afuk

cek toko sebelah

Film ini berfokus pada keluarga Koh Afuk (Chew Kin Wah) dan kedua anak laki-lakinya, Erwin (Ernest Prakasa) dan Yohan (Dion Wiyoko)

Erwin sendiri merupakan pria lulusan universitas luar negeri yang juga tengah menikmati kariernya di negeri tetangga, Di sana ia memiliki seorang kekasih cantik yang tak kalah sukses darinya bernama, Natalie (Gisella Anastasia).

Berkat kerja kerasnya, Erwin berhasil medapat promosi pekerjaan dari kantornya. Namun sayang, saat itu juga ayahnya tiba-tiba jatuh sakit. Sehingga ia diminta untuk mengambil alih toko sembako milik keluarganya.

Alhasil, dengan cukup terpaksa, Erwin kembali ke Indonesia dan menghabiskan waktunya selama sebulan untuk mengelola toko. Natalie sendiri merasa kecewa dengan keputusan Erwin, karena ia menginginkan kekasihnya menerima tawaran yang diberikan kantornya.

Permasalah Erwin semakin bertambah saat Yohan merasa kesal dengan keputusan ayahnya. Pasalnya, ia lah yang tinggal di Indonesia, namun ayahnya justru menyuruh Erwin yang jauh-jauh di Singapura untuk mengambil alih tokonya.

Selain itu Yohan merasa semakin keasl, karena selama ini ia berpikir bahwa ia jauh lebih perhatian dengan orang tuanya. Namun, Koh Afuk ragu memberikan tanggungjawab itu pada Yohan yang dikenal suka memberontak.

Belum lagi, istri Yohan, Ayu (Adinia Wirasti) yang kerap berselisih paham dengannya.

Lantas, akankah Erwin menyerahkan toko itu ke Yohan dan mengambil tawaran promosi pekerjaannya di Singapura seperti keinginan Natalie? Atau ia justru akan merelakan kesempatan berkariernya di Singapura demi memenuhi keinginan sang ayah?

Anda bisa menemukan jawabannya dalam film Cek Toko Sebelah melalui layanan streaming Netflix serta Viu.

4. Orang Kaya Baru (2019). Meski bergenre komedi, namun film yang dibintangi Raline Shah dan Derby Romero ini juga sarat dengan pesan kehidupan

orang kaya baru

Orang Kaya Baru berkisah tentang sebuah keluarga miskin yang selalu dilanda permasalahan ekonomi. Tokoh-tokoh utama dalam film ini adalah Bapak (Lukman Sardi), Ibu (Cut Mini), Tika (Raline Shah) sebagai anak pertama, Duta (Derby Romero) sebagai anak kedua, dan Dodi (Fatih Unru) sebagai si bungsu.

Ketiga anak tersebut sering sekali mendapat masalah di kampus dan sekolahnya akibat kemiskinan keluarganya. Tika selalu direndahkan teman-teman kampusnya karena tidak memiliki gadget bagus dan penampilan pun tidak semenarik teman-temannya.

Sementara Duta terhalang dana untuk pertunjukkan teater kampusnya.Sedangkan Dodi selalu dirundung oleh teman-temannya karena sepatunya yang sudah bolong dan keluarganya yang miskin.

Mereka semua mulai jenuh dengan segala permasalahan yang disebabkan oleh masalah ekonomi, kecuali Bapak. Bapak selalu menunjukkan sikap dan pikiran positif serta selalu bersyukur dengan apa yang dimiliki keluarganya hari ini.

Sampai suatu hari Bapak meninggal, dan beberapa waktu setelahnya datang pengacara pribadi Bapak ke rumah dan memberikan sebuah video peninggalan Bapak untuk keluarganya. Dalam video tersebut, Bapak berkata bahwa sebetulnya ia adalah orang kaya dan memiliki warisan yang banyak, tetapi selama ini disembunyikan dari istri dan anak-anaknya.

Setelah Bapak meninggal, dia memberikan seluruh hartanya kepada istri dan anak-anaknya sehingga mereka mendadak kaya. Berbagai hal lucu dan menggelitik terjadi ketika mereka berubah menjadi orang kaya mendadak.

5. Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 (2016). Tak disangka cerita grup legendaris Warkop DKI bisa diperankan ulang dengan apik oleh Abimana Aryasatya, Vino G Bastian, dan Tora Sudiro

Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 (2016).

Pada film pertamanya ini, Anggy Umbara selaku sutradara menggandeng Abinama Aryasatya untuk berperan sebagai Dono, Vino G. Bastian sebagai Kasino, dan Tora Sudiro sebagai Indro.

Kali ini, Dono, Kasino, dan Indro akan berkutat pada kesialan mereka sebagai pegawai baru petugas keamanan di organisasi Cara Hebat Ikut-Ikutan Pelayanan Sosial (CHIIPS).

Akibat kecerobohan yang mereka lakukan, Ence Bagus yang berperan sebagai boss mereka menuntut ganti rugi sebesar Rp8 miliar.

Berkat pencarian ini, mereka menemukan sebuah peta harta karun yang mengharuskan ketiganya pergi ke Malaysia.

Lantas mampukah Dono, Kasino, dan Indro menemukan titik terang dalam permasalahan ini?

Warkop DKI Reborn Part 1 dapat Anda tonton di Disney+ Hotstar.

6. Susah Sinyal (2017). Film komedi yang aman ditonton dengan keluarga. Film ini juga menyampaikan banyak pesan penting arti sebuah keluarga, lho

susah sinyal

Film ini akan berfokus pada kehidupan seorang ibu bernama Ellen (Adinia Wirasti) yang bekerja sebagai seorang pengacara ternama. Sayangnya, karena pekerjaan yang menyita waktu ini lah, Ellen seringkali tidak memiliki waktu untuk putri semata wayangnya, Kiara (Aurora Ribero).

Hal ini kemudian membentuk Kiara menjadi seorang remaja pemberontak. Rasa kesepiannya ini semakin menjadi-jadi saat nenek Kiara, Agatha (Niniek L. Karim) ibunda Ellen meninggal dunia karena serangan jantung. Padahal Kiara sangat dekat dengannya sejak kecil.

Tak mau Kiara semakin membencinya, Ellen pun memutuskan untuk mengajak Kiara berlibur atas usulan seorang psikolog. Ini semua demi mengembalikan quality time yang selama ini Kiara harapkan dari ibunya.

Liburan singkat di Sumba itu pun membuat Kiara merasakan lagi kebahagiaan yang selama ini ia cari. Ia kembali ke rumah dengan Susana hati yang riang. Namun tidak dengan Ellen, akibat cuti liburannya itu, proyek besarnya bersama kawan kerjanya terancam batal karena terbengkalai.

Alhasil, Ellen kembali sibuk dengan dunia kerjanya dan mengacuhkan Kiara. Bahkan, Ellen tak bisa memenuhi janjinya untuk hadir dalam audisi ajang pencarian bakat yang diikuti putrinya.

Dari sini, Kiara kembali merasakan kemarahan pada ibunya. Ia akhirnya memilih untuk kembali ke Sumba di mana ia sempat merasakan sedikit kebahagiaan. Namun kali ini Kiara pergi seorang diri.

Lantas akankah Kiara menemukan kedamaian bersama ibunya kembali?

Di samping kehadiran Adinia Wirasti dan Aurora Ribero, Susah Sinyal juga menghadirkan penampilan dari bintang-bintang ternama. Seperti Gading Marten (Marco), Gisella Anastasia (Cassandra), Darius Sinathyra (Aji), Arie Kriting (Melki), dan beberapa permain lainnya.

Susah Sinyal merupakan film ketiga Ernest, setelah kedua film terdahulunya, Ngenest (2015) dan Cek Toko Sebelah (2016) sukses di pasaran.

7. Comic 8: Casino Kings Part 1 (2015). Diisi oleh para stand-up comedian, film ini penuh dengan komedi yang bikin penonton tergelak

Comic 8: Casino Kings Part 1 (2015)

Delapan agen rahasia di bawah pimpinan Indro Warkop kembali beraksi. Kini mereka menyamar sebagai komika untuk mencari seorang komika yang menjadi penghubung ke master kriminal. Master kriminal tersebut memiliki sebutan sebagai The King. Dia merupakan pemilik kasino atau tempat perjudian paling spektakuler di Asia.

Dalam perjalanan mencari kasino serta menangkap The King, kedelapan komika tersebut harus melewati banyak proses dan hambatan. Mereka harus menghadapi pasukan pembunuh, preman, sampai penjahat cap kampak. Belum lagi mereka juga harus menghindari serta melawan interpol dan kepolisian akibat misi mereka sebelumnya yang merampok bank.

Melalui film ini, Prisia Nasution mendapatkan penghargaan sebagai Pemeran Pendukung Wanita Terbaik dalam ajang Festival Film Indonesia (FFI) dan Pemeran Pembantu Wanita Terpuji dalam ajang Festival Film Bandung tahun 2015. Sementara Epics FX Studios juga menjadi Penata Efek Visual Terbaik dalam ajang FFI di tahun yang sama.

8. Yowis Ben (2018). Perjalanan Bayu Skak dan kawan-kawan dalam membuat band. Film ini berbahasa Jawa Timur dan ada sekuelnya juga, lho

yo wis ben 2018

Film komedi berjudul Yowis Ben Berkisah tentang hidup Bayu (Bayu Skak) seorang pelajar SMA Negeri Malang yang membantu sang ibu berjualan pecel di sekolah.

Bayu menaruh hati kepada teman perempuannya, Susan (Cuy Meyriska) dan berusaha untuk dekat dengannya.

Namun sayangnya Susan sudah memiliki pacar yang sangat popular, seorang gitaris band, Roy (Indra Wijaya).

Demi mengambil hati Susan, Bayu bersama dengan temannya Doni (Joshua Suherman), Yayan (Tutus Thomson) dan Nando (Brandon Salim) membentuk sebuah band.

Bayu bersama dengan ketiga temannya sepakat menamakan band tersebut Yowis Band.

Setelah membentuk Yowis Band, Bayu berhasil meraih kepopuleran dan mendapat perhatian Susan.

Namun, dimulai dari situ berbagai konflik muncul di antara para personel Yowis Band.

9. Mahasiswi Baru (2019). Bagaimana jadinya kalau aktris senior Widyawati berperan jadi mahasiswi baru?

mahasiswa baru 2019

Sebuah kejadian traumatis mengakibatkan hubungan Anna (Karina Suwandi) dengan ibunya Lastri (Widyawati) renggang dan canggung. Di tengah kesedihannya Lastri yang berusia 71 tahun pun memutuskan untuk mendaftar jadi mahasiswi dan berkuliah di Universitas Cyber Indonesia. Sebuah keputusan yang aneh dan motivasinya baru terjawab di puncak film.

Jalan Lastri menjadi mahasiswi terasa berat akibat stigma keanehan nenek-nenek menjadi mahasiswa dan dekan Chaerul Umam (Slamet Rahardjo Djarot) yang strict dan menganggap Lastri tidak pantas menjadi mahasiswa di kampusnya dan memberikan ultimatum harus memiliki IP tinggi di semester satu. Di tengah kebingungan, Lastri ternyata mendapat dukungan teman-teman kuliahnya yaitu, Danny (Morgan Oey) si selebgram lebay, Sarah (Mikha Tambayong) pemilik bakat desain pakaian, Erfan (Umay Shahab) si aktivis yang emosional dan Reva (Sonia Elyssa) si tukang tidur yang pintar namun misterius.

Bersama-sama mereka membentuk geng dan kompak membantu Lastri menempuh kuliah semester pertama demi mendapat nilai baik. Sayangnya nilai Lastri tetap tidak cukup dan memaksa Lastri untuk mengambil hati Pak Dekan demi bisa melanjutkan kuliah. Intrik-intrik selama mendekati Pak dekan, permasalahan Lastri dengan Anna, serta terungkapnya misteri kehidupan Reva mewarnai konflik di antara member geng Lastri.

10. Terlalu Tampan (2019). Diangkat dari kisah Webtoon, film ini menceritakan tentang Mas Kulin yang terlahir terlalu tampan. Ceritanya dijamin kocak

terlalu tampan 2019

Menjadi tampan seharusnya adalah sebuah anugerah yang luar biasa. Namun, ini tidak terjadi pada Witing Tresno Jalaran Soko Kulino atau biasa dipanggil Mas Kulin. Seorang remaja yang terlahir sangat-sangat tampan.

Tak ada yang bisa menandingi ketampanannya untuk remaja seusianya. Namun, Mas Kulin justru sangat tidak menyukai kelebihannya ini. Ia menganggap mbak-mbak yang berada di sekitarnya terlalu posesif dengan ketampananya.

Bahkan ada Ukhti-ukhti yang langsung mengajaknya Ta’aruf. Semuanya itu ada di komk atau Webtoon Terlalu Tampan. Lalu, bagaiamana dengan filmnya, siapa mbak-mbak yang tergila-gila dengan Mas Kulin?

Apakah Mas Kulin sebenarnya punya tambatan hatinya sendiri? Seorang wanita yang tidak hanya melihat Mas Kulin dari ketampanannya?

Nah, itu dia deretan rekomendasi film komedi Indonesia yang siap mengocok perut. Bisa banget buat teman leyeh-leyeh sambil ngakak saat di rumah aja.

Posting Komentar untuk "10 Rekomendasi Film Komedi Indonesia"