aeGFvQW9Bc0NHanRDRDRlRnBuR3ZwanRRQmpNWnVsTXlCZ1dBb0FvNHVqaHZTQ3NDQnVzQ3hYZVNEZVl2cElTMngxcW1wUUpZPT0=
Kunjungi juga Channel Youtube saya. Klik disini

Kitab Fathul Izar dan Terjemahannya

kitab fathul izar, penjelasan tentang aturan bersenggama jimak dan rahasia waktunya, etika bersenggama, sesuatu yang indah di kamar pengantin
fathul izar dan Terjemahan

Kitab Fathul Izar adalah sebuah karya dari KH Abdullah Fauzi yang merupakan seorang ulama asal Indonesia. 

Alwi Yahya (2019) dalam penelitiannya mengemukakan bahwa kitab ini masuk ke dalam kategori kitab munakohat dan secara khusus membahas tentang hal-hal yang berkaitan dengan hvbung4n int1m antara sv4mi dan istri dari sudut pandang Islam.

Dalam kitab ini terdapat Etika s3ks, dimana hal tersebut dapat dijadikan panduan oleh para pengantin baru dalam melakukan hvbung4n int1m dengan baik sesuai dengan syariat. Namun, tidak menutup kemungkinan bagi pengantin lama untuk tetap menggunakan kitab ini sebagai pedoman melakukan s3ks secara

Fathul Izar dan Etika Berhvbung4n int1m dalam Perspektif Islam

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Fauziah dan Rohman (2012), para ustadz umumnya menerangkan kitab Fathul Izar sembari menghubungkannya dengan edukasi dalam mengelola hawa nafsv. 

Jadi, s3ks dalam perspektif Islam bukan hanya berisi tentang kenikmatan saja. Namun, juga berisi tentang bagaimana sv4mi-istri bisa mengelola syahwat agar tetap sesuai syariat.

Etika hvbung4n int1m yang dibahas dalam kitab ini terbagi menjadi tiga, yaitu : a) etika sebelum berhvbung4n int1m, b) etika saat berhvbung4n int1m, c) dan etika setelah berhvbung4n int1m. Edukasi hvbung4n sv4mi istri yang dibahas dalam kitab ini tidak jauh-jauh dari doa, dzikir dan sholawat. 

Sehingga, tidak heran jika kitab ini diajarkan di beberapa pondok pesantren Indonesia, salah satunya yakni di Pesantren Salafi Bani Syafi’i Cilegon, Banten. Islami.

Pada dasarnya, hvbung4n int1m yang bertujuan untuk kesenangan tidak masalah untuk dilakukan, apalagi jika dilakukan demi mempererat hvbung4n sv4mi dengan istri. Maka, hal ini masih dipandang sebagai ibadah dari sudut pandang agam Islam.

Selain itu, pendidikan s3ks memang perlu didapatkan agar pengetahuan seputar hvbung4n sv4mi-istri ini dapat terarah dan sesuai kaidah islami.

Untuk lebih detailnya silahkan baca terjemahan dari kitab Fathul Izar di bawah ini :

Kitab Fathul Izar dan Terjemahannya.

Pembukaan - المُقَدِّمَة

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang

الحَمْدُ لله الَّذِي جَلَّ قَدْرُهُ وَعَزَّ جَارُهُ الَّذِي جَعَلَ النِّكَاحَ سَبَبًا لِبَقَاءِ نَسْلِ الأَنَام
Segala puji bagi Allah, yang agung kekuasaan-Nya dan yang mulia tetangga-Nya. Dialah yang menjadikan nikah sebagai sebab kesinambungan generasi umat manusia

وَوَسِيلَةً إِلَى اشْتِبَاكِ الشُّعُوبِ وَالأَقْوَام
dan sebagai lantaran terhadap terjalinnya golongan dan kaum

وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ المُصْطَفَى صَاحِبِ العِزِّ وَالصِّدْقِ وَالوَفَا
dan sholawat dan salam bagi junjungan kita Muhammad yang terpilih, yang berkepribadian mulia, jujur dan menepati janji.

وَعَلَى آلِهَ وَصَحْبِهَ الشَّرَفِ نُجُومِ الهُدَى وَالصَّفَا 
dan juga bagi keluarganya serta sahabatnya yang mulia, yang menjadi bintang petunjuk dan kesucian.

أَمَّا بَعْدُ فَهَذِهِ كُرَاسَةٌ صَغِيْرٌ حَجْمُهَا لَطِيفٌ شَكْلُهَا جَلِيلٌ قَدْرُهَا عَظِيمٌ نَفْعُهَا
adapun setelah itu, Ini adalah sebuah buku yang kecil dan praktis bentuknya tapi tinggi kedudukannya dan besar manfaatnya

تَشْتَمِلُ عَلَى فَوَائِدَ مُهِمَّةٍ تَتَعَلَّقُ بِبَعْضِ مَا لِلنِّكَاحِ مِنَ الحَرْثِ وَأَسْرَارِ أَوْقَاتِهِ وَتَدْبِيرِهِ وَمَا لِخَلْقَةِ الأَبْكَارِ مِنَ العَجَائِبِ وَالأَسْرَار
Memuat beberapa faedah penting tentang perkawin4n. Meliputi bersengg4m4, rahasia di balik waktu melakukannya, tata caranya, serta rahasia dan keunikan penciptaan seorang gadis.

جَمَعْتُهَا وَالْتَقَطْتُهَا وَنَقَلْتُهَا مِنْ فُحُولِ العُلَمَاءِ وَالرِّجَالِ مَنَّهُمُ اللهُ تَعَالَى بِنَيْلِ الفَوْزِ وَالإفْضَال
Saya menyusun, mengambil dan mengutip buku ini dari ulama-ulama besar, semoga Allah melimpahkan anugerah dengan mengaruniai mereka keberuntungan dan keutamaan.

سَمَّيْتُهَا بِفَتْحِ الإِزَارِ فِي كَشْفِ الأَسْرَارِ لِأَوْقَاتِ الحَرْثِ وَخَلْقَةِ الأَبْكَار
Saya menamakan buku ini dengan nama Fathul Izar tentang mengupas rahasia di balik waktu bersengg4m4 serta penciptaan seorang gadis.

وَالله تَعَالَى نَسْأَلُ أَنْ يَجْعَلَهَا نَافِعَةً لَنَا وِلِإخْوَانِنَا المُسْلِمِين
hanya kepada Allah saya memohon, semoga menjadikan buku ini bermanfaat bagi kami dan saudara-saudara kita kaum muslimin

وَيَجْعَلَهَا دَخِيْرَةً لَنَا وَلِوَالِدِينَا يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ إِلَا مَنْ أَتَى اللهَ بِقَلْبٍ سَلِيم
dan semoga Allah menjadikannya sebagai bekal bagi kami serta kedua orang tua kami di hari di mana harta dan anak tidak berguna kecuali yang datang menghadap Allah dengan hati yang bersih

Termasuk penyakit hati dan berburuk sangka - مِن آفَاتِ القَلْبِ وَسُوءِ الظَّن


إعْلَم أَنَّ النِّكَاحَ سُنَّةٌ مَرْغُوبَةٌ وَطَرِيقَةٌ مَحْبُوبَة
Ketahuilah sesungguhnya nikah itu suatu kesunahan yang disukai dan pola hidup yang dicintai

لِأنَّ بِهِ بَقَاءَ التَّنَاسُلِ وَدَوَامَ التَّوَاصُل
Karena dengan nikahlah akan terjaga kesinambungan keturunan dan kelestarian hvbung4n

فَقَدْ حَرَّضَهُ الشَارِعُ الحَكِيم
Sang Maha pelaksana juga Maha Bijaksana telah menganjurkan nikah

فَقَالَ عَزَّ مِنْ قَائِلٍ “فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُم مِنَ النِّسَاء مَثْنَى وَثُلَاثَ وَرُبَاع الأية
Ia berfirman: Maka nikahilah wanita-wanita yang bagus bagimu, dua, tiga atau empat”

وَقَالَ “وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِنْ أَنْفُسِكُم أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَوَدَّةً وَرَحْمَة” الأية
Dan Ia berfirman: Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Ia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa tenteram kepadanya, Dan Ia menjadikan rasa kasih dan sayang di antara kalian

وقال: وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ ۚ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ” الآية
Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu dan orang-orang yang layak (berk4wi1n) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin maka Allah akan mengayakan mereka dengan karunia-Nya

وَمِن إِغْنَائِهِ تَعَالَى لَهُم أَنَّ الرَّجُلَ قَبْلَ دُخُولِهِ فِي قَيْد النِّكَاحِ لَهُ يَدَانِ وَرِجْلَانِ وَعَيْنَانِ وَغَيْرِهَا مِنَ الجَوَارِحِ بحدتها فقط
di antara bentuk mengayakannya Allah kepada mereka ialah bahwa seorang laki-laki sebelum memasuki ikatan pernikahan dia hanya memiliki dua tangan, dua kaki, dua mata dan sebagainya dari anggota tubuhnya yang masing-masing hanya sepasang.

وَلَكِنْ كُلَّمَا دَخَلَ فِيهِ صَارَتْ تِلْكَ الأَعْضَاءِ تَتَضَاعَفَ ضِعْفَيْنِ بِزِيَادَةِ أَعْضَاءِ زَوْجَتِهِ إِلَيْهَا
Namun ketika ia masuk dalam sebuah ikatan pernikahan, maka anggota-anggota tubuh tersebut menjadi berlipat ganda dua kali lipat dengan tambahan anggota tubuh istrinya

أَلَا تَرَى أَنَّ العَرُوسَةَ إِذَا قَالَتْ لِلْعَرِيسِ: لِمَنِ يَدَاك؟ قَالَ لَكَ وَاذَا قَالَتْ لَهُ: لِمَنْ أَنْفَكَ؟ قَالَ لَكَ وَاذَا قَالَتْ لَهُ ايْضًا: لِمَنِ عَيْنَاكَ؟ قَالَ لَهَا مُجِيبًا وَمُؤنِسًا: لَكَ وَهَكَذا
Tahukah engkau bahwa ketika pengantin wanita bertanya kepada pengantin pria: “Untuk siapakah tanganmu?”. Maka pengantin pria menjawab: “Untukmu”. Dan ketika pengantin wanita bertanya kepadanya: ”Untuk siapakah hidungmu?”. Maka dia menjawab: “untukmu”. Begitu pula ketika pengantin wanita bertanya kepadanya: ”Untuk siapa matamu?”. Dengan penuh kasih sayang dia menjawab:” Untukmu”.

وَقَالَ صلى الله عليه وسلم يَا مَعْشَرَ الشَّبَاب مَن اسْتَطَاعَ مْنكُم البَاءَة فَلْيَتَزَوَّج فَإنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ الحديث
Nabi SAW bersabda: Wahai para pemuda, barang siapa di antara kalian yang mampu membiayai pernikahan, hendaklah kalian menikah. Karena sesungguhnya nikah itu lebih mampu memejamkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan

وَالبَاءَة النَّفَقَةُ الظَّاهِرَةُ وَالبَاطِنَةُ كَمَا قِيل
kata “ba’ah” adalah nafkah dhohir dam batin.

َوَقَالَ أَيْضَا تَزَوَّجُوا الوَلُود الوَدُود فَإنِّي مُكَاثِرٌ بِكُم الأُمَمَ يَوْمَ القِيَامَة الحَدِيث أَوْ كَمَا قَال
Beliau SAW juga bersabda: Nikahilah wanita-wanita yang banyak anak, yang banyak kasih sayangnya kepada sv4mi. Karena sesungguhnya aku akan berlomba-lomba dengan kalian memperbanyak umat di hari kiamat

وَغَيْرُهَا مِنَ الآيَاتِ وَالأَحَادِيث
Dan masih banyak lagi ayat dan hadis lain.

Penjelasan tentang bersengg4m4 dan rahasia waktu-waktunya - بَيَانُ الحَرْثِ وَأسْرَارِ أوْقَاتِه


إعْلَم أَنَّ المَقْصُودُ الأَعْظَم مِنَ النِّكَاحِ التَّعَبُّدُ وَالتَّقَرُّبُ وَاتِّبَاعُ سُنَّةُ الرَّسُولِ وَتَحْصِيلُ الوَلَدِ وَالنَّسْل
Ketahuilah bahwa tujuan utama dari suatu pernikahan adalah pengabdian, pendekantan dan mengikuti sunnah Rasul dan menghasilkan anak dan keturunan

لِأَنَّ بِهِ بَقَاءَ العَالَمِ وَانْتِظَامَهُ وَبِتَرْكِهِ وَإهْمَالِهِ خَرَابَه وَدِرَاسَه
Karena hanya dengan pernikahanlah kelestarian alam dan teraturnya. Dan dengan meninggalkannya berarti sebuah kehancuran dan kemusnahan alam ini.

وَمَعْلُومٌ أَنَّهُ لَا يُحْصَلُ الحَصَادُ إِلَّا بِنَثْرِ البَذْرِ عَلَى الأَرْضِ أَوَّلًا
Sudah maklum bahwa tak akan ada panen tanpa menyebar ben1h pada bumi dahulu,

وَحَرْثِهَا وَزَرْعِهَا بِطُرُقٍ وَكَيْفِيَاتٍ مَعْلُومَةٍ عِنْدَ الفَلَاحِ
kemudian mengolah dan merawatnya melalui teori dan teknik yag telah diketahui dikalangan petani

وَانْتِظَارِ المَدَدِ إِلَى بُدُوِّ الصَّلَاح
Dan penantian anugrah hingga siap panen.

وَكَذَلِكَ لَا يُحْصَلُ الوَلَدُ وَالنَّسْلُ إِلَّا بِبَثِّ بَذْرِ الزَّوْجِ عَلَى مَزْرَعَتِهِ وَزَرْعَتِهِ الَّتِي هِيَ حَلِيلُه
Begitu pula tak akan terwujud seorang anak dan keturunan kecuali dengan memasukkan ben1h sv4mi pada ladangnya dan tanamanya yaitu istrinya

قال تعالى نِسَاؤُكُمْ حَرْثٌ لَّكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّىٰ شِئْتُمْ ۖ وَقَدِّمُوا لِأَنفُسِكُمْ الآية
Allah berfirman: Istri-istri kalian adalah ladang kalian. Maka datangilah ladang kalian itu semaumu dan kerjakanlah (amal-amal yang baik) untuk diri kalian

ْوَسَبَبُ نُزُولِ هَذِهِ الآيَةِ أَنَّ المُسْلِمِينَ قَالُوا: إِنَّا نَأتِي النِّسَاءَ بَارِكَاتٍ وَقَائِمَاتٍ وَمُسْتَلْقِيَاتٍ وَمِنْ بَيْنَ أَيْدِيهِم وَمِنْ خَلْفِهِم بَعْدَ أَن يَكُونَ المَأتِيَ وَاحِدًا
Sebab turunya ayat ini bahwasanya orang-orang islam mengatakan: kita menggauli isteri dengan posisi berlutut, berdiri, terlentang, dari arah depan dan dari arah belakang. walaupun tujuanya satu

فَقَالَتِ اليَهُودُ مَا أَنْتُم إِلَّا البَهَائِم لَكِنَّا نَأتِهِنَّ عَلَى هَيْئَةٍ وَاحِدَة
Maka orang-orang Yahudi menyatakan: kalian itu binatang, sedangkan kami mendatangi mereka dengan satu macam posisi

وَإِنَّا لَنَجِدُ فِي التَّوْرَاةِ أَنَّ كُلَّ إِتْيَانٍ تُؤتَى النِّسَاء غَيْرَ الإسْتِلْقَاءِ دَنَسٌ عِنْدَ الله
Sungguh kami temukan dalam Taurat bahwa setiap hvbung4n badan selain posisi isteri terlentang itu kotor di menurut Allah

فَأَكْذَبَ الله تَعَالَى اليَهُود
maka Allah mendustakan orang-orang yahudi

فَفِي هَذِهِ الآيةِ دِلَالَةٌ عَلَى جَوَازِ إِتْيَانِ الرَّجُلِ زَوْجَتَهُ عَلَى أَيِّ كَيْفِيَةٍ وَحَالٍ شَاء مِن قِيَامٍ وَقُعُودٍ وَاْستِلْقَاء
Jadi dalam ayat ini ada petunjuk diperbolehkannya seorang sv4mi menyetvbuh1 isterinya dengan cara dan posisi apapun yang ia mau. Baik dengan berdiri, duduk atau terlentang

وَمِنْ أَيِّ جِهَةٍ شَاء مِنْ فَوْقٍ وَمِنْ تَحْتٍ وَمِنْ وَرَاءٍ وَمِن قِدَام
Dan dari arah manapun sv4mi mau, baik dari atas, dari bawah, dari belakang atau dari depan

وَفِي أَيِّ وَقْتٍ شَاءَ فِي اللَّيلِ أَوِ النَّهَار
Dan pada waktu kapanpun sv4mi mau, baik siang hari atau malam hari

ٍبَعْدَ أَنْ كَانَ فِي صَمَامٍ وَاحِد
setelah dalam satu cara

لَكِنْ قَالَ أَهْلُ العِلْمِ مَنْ جَامَعَ زَوْجَتَهُ فِي لَيْلَةِ الجُمْعَةِ يَصِيرُ الوَلَدُ حَافِظًا لِكِتَابِ الله تَعَالى
tetapi ahli ilmu berkata: Barangsiapa yang menyetvbuh1 isterinya pada malam Jum’at, maka anak akan menjadi penhafal kitab Allah

وَمَنْ جَامَعَ فِي لَيْلَةِ السَّبْتِ يَكُونُ الوَلَدُ مَجْنُونًا
Barangsiapa yang menyetvbuh1 isterinya pada malam sabtu, maka anak akan menjadi gila

وَمَنْ جَامَعَ فِي لَيْلَةِ الأَحَدِ يَكُونُ الوَلَدُ سَارِقًا لِمِلْكِ غَيْرِهِ أَوْ ظَالِمًا
Barangsiapa yang menyetvbuh1 isterinya pada malam Ahad, maka anak akan menjadi seorang pencuri milik orang lain atau penganiaya.

وَمَن جَامَعَ فِي لَيْلَةِ الإثْنَينِ يَكُونُ الوَلَدُ فَقِيرًا أَوْ مِسْكِينًا أَوْ رَاضِيًا لِأَمْرِ الله وَقَضَائِه
Barangsiapa yang menyetvbuh1 isterinya pada malam Senin, maka anak akan menjadi fakir atau miskin atau ridho dengan keputusan dan qodho’-nya Allah.

وَمَنْ جَامَعَ فِي لَيْلَةِ الثُّلَاثَاء يَكُونُ الوَلَدُ بَارًّا لِلْوَالِدَيْن
Barangsiapa yang menyetvbuh1 isterinya pada malam Selasa, maka anak akan menjadi orang yang berbakti kepada orang tua.

وَمَنْ جَامَعَ فِي لَيْلَةِ الأَرْبِعَاء يَكُونُ الوَلَدُ كَثِيرَ العَقْلِ أَوْ كَثِيرَ العِلْمِ أَوْ كَثِيرَ الشُّكْر
Barangsiapa yang menyetvbuh1 isterinya pada malam Rabu, maka anak akan cerdas atau berpengetahuan atau banyak bersyukur

وَمَنْ جَامَعَ فِي لَيلَةِ الخَمِيسِ يَكُون الوَلَدُ مُخْلِصًا فِي قَلْبِه
Barangsiapa yang menyetvbuh1 isterinya pada malam Kamis, maka anak akan menjadi orang yang berhati ikhlas

وَمَنْ جَامَعَ زَوْجَتِهِ مَعَ التَّكَلُّمِ يَكُونُ الوَلَدُ أَبْكَم
Barangsiapa yang menyetvbuh1 isterinya sembari bercakap-cakap, maka anak akan bisu

وَمَنْ جَامَعَ فِي ظُلْمَةٍ يَكُونُ الوَلَدُ سَاحِرًا
Barangsiapa yang menyetvbuh1 isterinya di dalam kegelapan, maka anak akan mejadi penyihir

وَمَنْ جَامَعَ مَعَ السِرَاجِ يَكُونُ الوَلَدُ حَسَنُ الصُّورَة
Barangsiapa yang menyetvbuh1 isterinya di bawah nyala lampu, maka anak akan berwajah tampan

وَمَنْ جَامَعَ رَائِيًا عَوْرَةِ المَرْأة يَكُونُ الوَلَدُ أَعْمَى أَوْ أَعْمَى القَلْب
Barangsiapa yang menyetvbuh1 isterinya sambil melihat aurat isteri, maka anak akan buta mata atau buta hatinya.

وَمَن جَامَعَ سَائِلَ الزَّادِ لِسَفَرٍ يَكُونُ الوَلَدُ كَاذِبًا
barang siapa yang bersetvbvh seraya meminta bekal untuk bepergian, mka anak akan menjadi pendusta

وَمَنْ جَامَعَ تَحْتَ الشَّجَرَةْ المَطْعُوم ثَمَرُهَا يَكُونُ الوَلَدُ مَقْتُولُ الحَدِيد أَوْ مَقْتُولُ الغَرَقِ أَوْ مَاتَ فِي هَدْمِ الشَّجَرَة
Barangsiapa yang menyetvbuh1 isterinya di bawah pohon yang buahnya dapat dimakan, maka anak akan terbunuh dengan besi atau karena tenggelam atau karena keruntuhan pohon.

قَالَ أهْلُ العِلْمِ وَيَنْبَغِي لِلْعَرُوسِ أَرْبَعَةٌ أَشْيَاء
ulama berkata: Hendaknya seorang sv4mi memperhatikan empat hal:

أَوَّلُهَا أَخْذُ اليَدَيْنِ وَثَانِيهَا مَسُّ صَدْرِهَا وَثَالِثُهَا تَقْبِيلُ الخَدَّيْنِ وَرَابِعُهَا قِرَاءَةِ البَسْمَلَةِ عِنْدَ إدْخَالِ الذَّكَرِ فِي الفَرْج
pertama: Memegang kedua tangan isteri. kedua: Meraba d4d4nya. ketiga: mencivm kedua pipi. keempat: Membaca Basmalah ketika memasukkan pen1s pada v4g1na.

وَقَالَ صلى الله عليه وسلم مَنْ جَامَعَ زَوْجَتَهُ عِنْدَ الحَيْضِ فَكَأَنَّمَا جَامَعَ أُمَّهُ سَبْعِينَ سَنَةً الحَدِيث أَوْ كَمَا قَال
Rasulullah SAW. bersabda: barang siapa yang menyetvbuh1 isterinya ketika haid, maka seolah-olah dia menyetvbuh1 ibunya sebanyak tujuh puluh kali

نَفِيسَة ظَرِيفَة سُئِلَ بَعْضُ المَشَايِخِ عَنِ النِّعَمِ الدُّنْيَا كَمْ هِيَ؟
Nafisah Dzarifah: Sebagian guru besar ditanya tentang kenikmatan dunia, berapa itu?

فَأَجَابَ بِأَنَّهَا كَثِيرَةُ لَا يُحْصَى عَدَدُهُا قَالَ تَعَالَى: وَإن تَعُدُّوا نِعْمَة ٍالله لَا تُحْصُوهَا وَلَكْن أَعْظَمُهَا انحَصَرَ فِي ثَلَاثَةِ أَشْيَاءَ: تَقْبِيلُ النِّسَاءِ وَلَمْسُهَا وَإدْخَالُ الذَّكَرِ فِي الفَرْج
lalu ia menjawab; Kenikmatan dunia itu sangat banyak hingga tak terhitung jumlahnya. Allah berfirman: jika kalian menghitung nikmat Allah maka kalian tak akan sanggup. tetapi kenikmatan yang paling hebat teringkas pada tiga hal: yaitu mencivm wanita, menyentuhnya dan memasukkan pen1s pada v4g1na.

قَالَ الشَّاعِر فِي بَحْرِ الرَّجَز
Seorang penyair mengungkapkan lewat tembang Rojaznya

وَنَعِـمُ الدُّنْيَـا ثَلَاثٌ تُعْتَـبَر * لَـْمسٌ وَتَقْــبِيلٌ وَإدْخَــالُ الذَّكَر
Kenikmatan dunia ada tiga macam yaitu menyentuh, mencivm dan memasukkan pen1s

وَقَالَ أخَر
Penyair lain mengungkapkan:

وَنَعِـمُ الدُّنْـيَا ثَلَاثٌ تُحْـصَرُ * دِمِيك كُولِيت عَامبُوع كَارُو بَارَع تُورُو
Kenikmatan dunia itu teringkas menjadi tiga yaitu menyentuh kulit, mencivm dan tidur bersama (dengan isteri).

Penjelasan tentang aturan bersengg4m4 - بَيَانُ تَدْبِيرِ الحَرْث


قَالَ الإِمَامُ العَالِمُ العَلَّامَةُ جَلَالُ الدِّين عَبْدُ الرَّحْمَن السُّيُوطِي فِي الرَّحْمَة
Imam Jalaluddin Abdurrahman Al-Suyuti berkata dalam Kitab Ar-Rahmah:

إِعْلَمْ أَنَّ الجِمَاعَ لَا يَصْلُحُ إِلَّا عِنْدَ هَيَجَانِ الشَّهْوَةِ مَعَ اسْتِعْدَادِ المَنِي
Ketahuilah bahwa sengg4m4 tidak baik kecuali ketika memuncakya bir4h1 serta siapnya sp3rm4

فَيَنْبَغِي أَنْ يُخْرِجَهُ فِي الحَالِ كَمَا يُخْرِجُ الفُضْلَةَ الرَّدِيئَةَ بِالإسْتِفْرَاغاَتِ كَالمُسْهِلَات
Maka ia hendaknya mengeluarkan sp3rm4 seketika, seperti ia mengeluarkan sisa kotoran dengan buang air besar seperti sakit perut

فَإنَّ فِي حَبْسِهِ عِنْدَ ذَلِكَ ضَرَراً عَظِيمًا
karena dengan menahan sp3rm4 ketika memuncaknya bir4h1 dapat menyebabkan bahaya yang besar.

وَالمُكْثِر مِنَ الجِمَاعِ لَا يَخْفَى هَرَمُهُ سَرِيعًا وَقِلَّةِ قُوَّتِهِ وَظُهُورِ الشَّيْبِ فِيه
orang yang kebanyakan melakukan sengg4m4 pasti cepat penuaanya, lemah tenaganya dan tumbuhnya uban

َوَلِلْجِمَاعِ كَيْفِيَةٌ وَهِيَ أَنْ تَسْتَلْقِىَ المَرْأَةُ عَلَى ظُهُورِهَا
bersengg4m4 itu ada cara yaitu hendaknya isteri terlentang di atas punggungnya

وَيَعْلُوهَا الرَّجُلُ مُلَاعَبَةً خَفِيفَةً مِنَ الضَّمِّ وَالتَّقْبِيلِ وَنَحْوِ ذَلِك
dan sv4mi berada di atasnya seraya melakukan cvmbvan ringan berupa mend3k4p, mencivm dan lain sebagainya

َحَتَّى إِذَا حَضَرَتْ شَهْوَتُهَا أَوْلَجَ وَتَحَرَّك
sampai ketika isteri bangkit bir4h1nya maka maka sv4mi memasukkan dz4k4r dan menggesek – gesekkannya

فَإِذَا صَبَّ المَنِيُّ فُلَا يَنْزِعُ بَلْ يَصْبِرُ سَاعَةً مَعَ الضَّمِّ الجَيِّدِ لَهَا
sampai saat sv4mi sudah 3jakvlasi maka jangan mencabut, melainkan sabar beberapa saat disertai dekapan baik kepada istri

فَإِذَا سَكَنَ جِسْمُهُ سُكُونًا عَظِيمًا نَزَعَ وَمَالَ عَلَى يَمِينِهِ حِينَ النَّزْع
Baru setelah tubuh sv4mi sudah tenang maka ia mencabut dan ia codong pada sisi kananya ketika mencabut

فَقَدْ ذَكَرُوا أَنَّ ذَلِكَ مِمَّا يَكُونُ بِهِ الوَلَدُ ذَكَر
ulama’ menerangkan bahwa tindakan demikian merupakan penyebab anak akan menjadi laki-laki.

ًوَيَمْسَحَانِ فَرْجَهُمَا بِحِرْقَتَينِ نَظِيفَتَينِ لِلرَّجُلِ وَاحِدَةً وَلِلْمَرْأَةِ وَاحِدَة
dan keduanya mengelap alat k3l4m1n masing-masing dengan dua kain, untuk sv4mi satu dan untuk isteri satu

وَلَا يَمْسَحَانِ بِحِرْقَةٍ وَاحِدَةٍ فَإنَّ ذَلِكَ يُورِثُ الكَرَاهَة
Jangan sampai keduanya menggunakan satu kain karena hal itu dapat memicu pertengkaran

وَأَحْسَنُ الجِمَاعِ مَا يَعْقِبُهُ نَشَاطُ وُطِيبُ نَفْسٍ وَبَاقِى شَهْوَة
bersengg4m4 yang paling baik adalah sengg4m4 yang diiringi dengan sifat agr3sif, kerelaan hati dan masih menyisakan syahwat.

وَشَرُّهُ مَا يُعْقِبُهُ رَعْدَةٌ وَضِيقُ نَفْسٍ وَمَوتُ أَعْضَاءٍ وَغَشِيَانٌ وَبُغْضُ الشَّخْصِ المَنْكُوحِ فَإنْ كَانَ مَحْبُوبا
dan sengg4m4 yang paling jelek adalah sengg4m4 yang diiringi gemetar, gelisah, anggota badan terasa mati, pingsan, dan marahnya seorang yang dinikahi, walaupun ia dicintai

فَهَذَا القَدْرِ كَافٍ فِي تَدْبِيرِ الأَصْلَحِ مِنَ الجِمَاع
keterangan ini sudah cukup untuk mengatur sengg4m4 yang paling baik.

Etika bersengg4m4 - آدَابُ الجِمَاع

وَآدَابُ الجِمَاعِ ثَلَاثَةٌ قَبْلَهُ وَثَلَاثَةٌ حَالَهُ وَثَلَاثَةٌ بَعْدَه
Etika bersengg4m4 itu tiga sebelumnya, tiga saat melakukannya dan tiga sesudahnya

أَمَّا الثَّلَاثَةُ الَّتِي قَبْلَهُ فَتَقْدِيمُ المُلَاعَبَةِ لِيَطِيبُ قَلْبُ الزَّوْجَةِ وَيَتَيَسَّرُ مُرَادُهَا
adapun tiga yang sebelumnya yaitu: mendahulukan bercumbu supaya hati isteri tidak tertekan dan mudah melampiaskan hasratnya

حَتَّى إِذَا عَلَا نَفْسًا وَكَثُرَ قَلْقَلُهَا وَطَلَبَت إلْتِزَامَ الرَّجُلِ دَنَا مِنْها
Sampai ketika sv4mi menguasai serta tubuh istri menggeliat dan ia minta dekapan sv4mi, maka sv4mi mendekan isteri

وَالثَّانِيَةُ مُرَاعَاةُ حَالِ الجِمَاع
yang kedua adalah menjaga waktu bersengg4m4

فَلَا يَأتِيهَا وَهِيَ بَارِكَةٌ لِأَنَّ ذَلِكَ يَشُقُّ عَلَيْهَا
Maka jangan menyutubuhi isteri dengan posisi berlutut, karena hal demikian memberatkannya

أَوْ عَلَى جَنْبِهَا لِأَنَّ ذَلِكَ يُورِثُ وَجْعَ الحَاصِرَة
Atau tidur miring karena hal demikian menyebabkan sakit pinggang

وَلَا يَجْعَلْهَا فَوْقَهُ لِأَنَّ ذَلِكَ يُورِثُ الإعْتِقَار
Dan jangan memposisikan isteri di atasnya, karena hal demikian mengakibatkan kencing batu

بَلْ مُسِتَلْقِيَةً رَافِعَةً رِجْلَيْهَا فَإنَّهُ أَحْسِنُ هَيئَاتِ الجِمَاع
tetapi isteri dalam posisi terlentang seraya mengangkat kakinya, karene itu posisi bersengg4m4 yang terbaik

وَالثَّالِثَةُ مُرَاعَاةُ وَقْتَ الجِمَاعِ أَيْ وَقْتَ الإيْلَاجِ بِالتَّعْوِيذ وَالتَّسْمِيَةِ وَحَكِّ الذَّكَرِ بِجَوَانِبِ الفَرْجِ وَغَمْزِ الثَّدْيَينِ وَنَحْوِ ذَلِكَ مِمَّا يُحَرِّكُ شَهْوَتَهَا
yang ketika adalah memperhatikan waktu bersengg4m4 maksunya waktu penetrasi dengan membaca ta’awudz dan basmalah. dan menggosok-gosokkan pen1s di sekitar v4g1na, meremas payvd4r4 dan hal lain yang dapat membangkitkan syahwat isteri.

وَأَمَّا اللَاتِي فِي حَالِ الجِمَاعِ فَأَوَّلُهَا كَوْنُ الجُهْدِ بِرِيَاضَةٍ فِي صُمْتٍ وَتَوَقُّف
adapun etika saat bersengg4m4 maka yang pertama yaitu penetrasi dilakukan secara pelan-pelan dan tidak tergesa-gesa (ritmis).

الثَّانِيَةُ فِي التَّمَهُّلِ عِنْدَ بُرُوزِ شَهْوَتِهِ حَتَّى يَسْتَوْفِي إنْزَالُهَا فَإنَّ ذَلِكَ يُورِثُ المَحَبَّة فِي القَلْب
yang keduan yaitu menahan (3jakvlasi) pada saat bir4h1nya mulai bangkit, sampai tuntas orgasme istri. Karena hal tesebut dapat menumbuhkan rasa cinta di hati.

الثَّالِثَةُ أَنْ لَا يَسْرَعَ بِإخْرَاجِ الذَّكَرِ عِنْدَ إحْسَاسِهِ بِمَائِهَا فَإنَّهُ يُضْعِفُ الذَّكَرِ
yang ketiga kendaknya sv4mi tidak terburu-buru mencabut dz4k4r ketika ia merasakan mani istri, karena hal itu dapat melemahkan dz4k4r.

وَلَا يَعْزِلُ عَنْهَا مَاءَهُ لِأَن ذَلِكَ يَضُرُّ بِهَا
dan jangan mencabut dz4k4r (saat enjakulasi) karena hal tersebut itu merugikan isteri

وَأمَّا الثَلَاثَةُ الَّتِي بَعْدَهُ فَأَوَّلُهَا أَمْرُ الزَّوْجَةِ بِالنَّوْمِ عَلَى يَمِينِهِ لِيَكُونَ الوَلَدُ ذَكَرًا إِنْ شَاءَ الله
adapun tiga etika setelah bersengg4m4 maka yang pertama adalah sv4mi menyuruh isteri tidur miring ke kanan agar anak menjadi laki-laki, insya Allah

ُوَإِنْ نَامَتْ عَلَى الأَيْسَرِ يَكُونُ الوَلَدُ أَنْثَى حَسْبَ مَا اقْتَضَتْهُ التَّجْرِبَة
Bila isteri tidur miring ke kiri maka anak menjadi perempuan. menurut hasil percobaan

الثَّانِيَةُ أَنْ يَقُولَ الذِّكْرَ الوَارِدَ عِنْدَ ذَلِكَ فِي نَفْسِهِ وَهُوَ الحَمْدُ لله الَّذِي خَلَقَ مِنَ المَاءِ بَشَرًا فَجَعَلَهُ نَسَبًا وَصِهْرًا وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيرًا
sv4mi mengucapkan dzikir yang dari Nabi di dalam hati sesuai yaitu: Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan manusia dari air, kemudian menjadikannya keturunan dan besan. Dan adalah Tuhanmu itu maha kuasa

الثَّالِثَةُ الوُضُوءُ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ وَهُوَ سُنَّةٌ وَغَسْلُ ذَكَرَهُ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَعُودَ إِلَيْهَا
yang ketiga yaitu berwudlu ketika hendak tidur wudlu ini sunah dan membasuh dz4k4r bila hendak mengulangi bersengg4m4.

َوَذُكِرَ عَنْ بَعْضِ الثِّقَاتِ أَنَّ مَنْ قَدَّمَ اسْمَ الله تَعَالَى عِنْدَ الجِمَاعِ أَيْ جِمَاعِ زَوْجَتِهِ وَسُورَةَ الإخْلَاصِ إِلَى آخِرِهَا وَكَبَّرَ وَهَلَّل ِوَقَالَ بِسْمِ الله العَلِيِّ العَظِيم اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا ذُرِّيَةً طَيِّبَةً إِنْ كُنْتَ قَدَّرْتَ أَنْ تَخْرُجَ مِنْ صُلْبِي اللَّهُمَّ جَنِّبْنِي الشَيْطَان وَجَنِّب الشَّيْطَان مَا رَزَقْتَنِي ثُمَّ يَأْمُرُ الزَّوْجَةِ بِالإضْطِجَاعِ عَلَى جَنْبِهَا الأَيْمَنِ فَإن حَمَلَهَا يَكُونُ ذَكَرًا بِإذْنِ الله تعالى إِنْ قَدَّرَ الله تَعَالى حَمْلَهَا مِن ذَلِكَ الجِمَاعِ. وَلَازَمْتُ هَذَا الذِّكْرَ وَالصِّفَةَ فَوَجَدْتُهُ صَحِيحًا لَا رَيْبَ فِيه وَبِالله التَّوفِيق اهـ مَحْذُوفًا بَعْضُه
Dikutip dari sebagian orang yang dapat dipercaya bahwa barangsiapa mendahulukan membaca basmalah ketika bersetvbvh maksudnya menyetvbuh1 isterinya, dan surat Ikhlas sampai akhirnya, takbir, tahlil serta membaca : “bismillahil aliyyil adzim, Allahummajalha dzurriatan thoyyibah in kunta qoddarta an tukhrija mi sholbi, allahumma jannibni syaiona wa jannibis syaitoa ma rozaqtana” Kemudian sv4mi menyuruh isterinya tidur kearah kanan. Maka jika dari hasil jima’ itu Allah mentakdirkan isteri mengandung, maka anak yang lahir nanti akan berjenis k3l4m1n laki-laki dengan izin Allah. Dan saya telah mengamalkan dzikir serta teori ini. Dan sayapun menemukan kebenarannya tanpa ada keraguan. Dan hanya dari Allah lah pertolongan itu. Demikian penggalan komentar Imam As-Suyuthi.

ُقَالَ بَعْضُ المَشَايِخِ مَنْ أَتَى زَوْجَتَهُ فَقَالَ فِي نَفْسِهِ حِينَ أَحَسَّ بِالإنْزَالِ لَا يُدْرِكُهُ الأَبْصَارُ وَهُوَ يُدْرِكُ الأَبْصَارَ وَهُوَ اللَّطِيف الخَبِير يَكُونُ الوَلَدُ إِنْ قَدَّرَ الله تعالى مِنْ ذَلِكَ فَائِقًا عَلَى وَالِدَيْهِ عِلْمًا وَشَأْنًا وَعَمَلًا إن شَاءَ الله تعالى
Sebagian Masyayikh mengatakan: Barangsiapa menyetvbuh1 isterinya lalu ketika ia merasa k3lu4r m4n1 ia membaca dzikir : “la tudrikuhul absoru wahuwa yudrikul abshor wahuwa latiful khobir” maka apabila Allah mentakdirkan, anak yang dilahirkan kelak akan mengungguli kedua orang tuanya dalam hal ilmu, sikap, dan amalnya, Insya Allah.”

َقَالَ فِي حَاشِيَةِ البُجَيْرَمِي عَلَى الخَطِيب (فَائِدَةٌ) رَأَيْتُ بِخَطِّ الأَزْرَقِ عَنْ رَسُولِ الله صلى الله عليه وسلم أَنَّ مَنْ أَرَادَ أَنْ تَلِد إمْرَأَتُهُ ذَكَرًا فَإنَّهُ يَضَعُ عَلَى بَطْنِهَا فِي أَوَّلِ الحَمْلِ وَيَقُولُ بِسمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم اللَّهُمَّ إِنِّي أُسَمِّي مَا فِي بَطْنِهَا مُحَمَّدًا فَاجْعَلْه لِي ذَكَرًا فَإنَّهُ يُولِدُ ذَكَرًا إن شَاءَ الله مُجَرَّب اهـ
Penulis kitab hasyiah Bujairomi alal Khotib tepatnya mengatakan (faidah): Saya melihat tulisan Syekh Al-Azroqy yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW bahwa seseorang yang menghendaki isterinya melahirkan anak laki-laki, maka hendaknya ia meletakkan tangannya pada perut isterinya di awal kehamilan dan mengucapkan: dengan menyebut nama Allah, wahai Allah saya akan menamakan anak yang di perut ibunya Muhammad, maka jadikanlah laki-laki, maka kelak anak yang dilahirkan akan berjenis k3l4m1n laki-laki. Insya Allah terbukti.

Penjelasan tentang doa bersengg4m4 - ِبَيَانُ أَدْعِيَةِ الحَرْث

قَالَ تَعَالى وَقَدِّمُوا لِأنْفُسِكُم الآية
Allah SWT. Berfirman: Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk diri kalian

أَيْ قَدِّمُوا مَا يُدَّخَرُ لَكُم مِنَ الثَّوَابِ كَالتَّسْمِيَةِ عِنْدَ الجِمَاعِ وَطَلَبِ الوَلَد
maksudnya: Carilah pahala yang tersedia untuk kalian, seperi membaca basmalah ketika bersengg4m4 dan meminta anak

ِرُوِيَ أَنَّ النَّبِي صلى الله عليه وسلم قَالَ مَنْ قَالَ بِسم الله عِندَ الجِمَاع فَأتَاهُ وَلَدٌ فَلَهُ حَسَنَاتٌ بِعَدَدِ أَنْفَاسِ ذَلِكَ الوَلَدِ وَعَدَدِ عَقِبِه إِلَى يَوْمِ القِيَامَة
Diriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda: Barangsiapa yang membaca basmalah ketika bersengg4m4 kemudian dia dikaruniai anak maka dia mendapat pahala sebanyak nafas anak tersebut dan keturunannya sampai hari kiamat

وَقَالَ صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّم خِيَارُكُم خِيَارُكُم لِنِسَائِهِم الحَدِيث أَوْ كَمَا قَال
Nabi bersabda: Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap isterinya

وَلِبَعْضِهِم فِيهَا تَرْتِيبٌ عَجِيب
Dalam masalah ini sebagian ulama’ memiliki urut-urutan yang mengagumkan

وَهُوَ أَنَّ الرَّجُلَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يُجَامِعَ زَوْجَتَهُ يَنْبِغِي أَنْ يَقُولَ أَوَّلًا السَّلَامُ عَلَيكُم يَا بَابَ الرَّحْمَة
yaitu ketika sv4mi akan menyetvbuh1 isterinya hendaknya terlebih dulu ia mengucapkan: keselamat bagi kalian wahai pintu rahmat

فَتَقُولُ زَوْجَتُهُ مُجِيبَةً لَهُ وَعَلَيْكُمُ السَّلَام يَا سَيِّدَ الأَمِين
Lalu isteri menjawab: keselamatan bagi kalian wahai junjungan orang yang terpercaya

فَيَأخُذُ يَدَيْهَا وَيَقُولُ رَضِيتُ بِالله رَبَّا
Selanjutnya sv4mi meraih kedua tangan isterinya seraya mengucap: Aku telah ridho Allah sebagai Tuhanku

ثُمَّ يَغْمِزُ ثَدْيَيْهَا وَيَقُول اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد
Kemudian ia m3r3mas-r3m4s kedua payvd4r4 isterinya sambil mengucapkan: wahai Allah bersalawatlah atas junjungan kita Muhammad dan atas keluarga junjungan kita Muhammad

ثُمَّ يَقَبِّلُ نَاصِيَتَهَا قَائِلًا يَا لَطِيف الله نُورٌ عَلَى نُور شَهِدَ النُّورُ عَلَى مَنْ يَشَاء
kemudian meng3cvp kening isterinya seraya mengucapkan: wahai Dzat Yang Maha Halus, Cahaya Allah Di atas segala cahaya. Cahaya itu telah menerangi siapa saja yang dikehendakinya.

ثُمَّ بَعْدَ ذَلِكَ يُمِيلُ رَأْسَهَا إِلَى الجَانِبِ الأَيْسَرِ وَيَقُولُ فِي سَمْعِكَ الله سَمِيع مُقَبِّلًا وَنَافِخَا أُذُنَهَا اليُمْنَى نَفْخًا يَسِيرًا
kemudian setelah itu sv4mi memiringkan kepala isteri ke arah kiri sambil mengucapkan: “Di dalam pendengaranmu Allah Maha Mendengar” seraya mencivm dan meniup telinga sebelah kanan dengan tiupan ringan

َثُمَّ يُمِيلُ رَأْسَهَا إِمَالَةً لَطِيفةً إِلَى الأَيْمَنِ وَيَقُولُ مَا ذُكِرَ فِي أُذُنِهَا اليُسْرَى كَذَلِك
kemudian sv4mi memiringkan kepala isteri dengan pelan pelan ke kanan sambil mengucapkan apa yang telah disebut di telinga kiri

ثُمَّ يُقَبِّلُ عَيْنَيِهَا اليُمْنَى فَاليُسْرَى قَائِلًا اللَّهُمَّ إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُبِينَا
kemudian ia meng3cvp kedua mata isterinya yang kanan lalu yang kiri sambil mengucapkan: Ya Allah, sesungguhnya kami bukakan untukmu kemenangan yang nyata

ثُمَّ يُقَبِّلُ خَدَّيْهَا اليُمْنَى فَاليُسْرَى يَقُولُ يَا كَرِيم يَا رَحْمَنُ يَا رَحِيم يَا الله
kemudian sv4mi mencivm kedua pipi isteri, yang kanan lalu yang kiri sambil membaca: Wahai Maha Mulia, Wahai Maha Pengasih, Wahai Maha Penyayang. Ya Allah

ثُمَّ يُقَبِّلُ أَنْفَهَا قَائِلًا عِنْدَ ذَلِكَ فَرَوْحٌ وَرَيْحَانٌ وَجَنَّةُ نَعِيم
Kemudian meng3cvp hidungnya seraya mengucapkan: Maka dia memperoleh ketentraman dan keharuman serta surga kenikmatan

ثُمَّ يُقَبِّلُ كَتِفَهَا وَيَقُولُ يَا رَحْمَنُ الدُّنْيَا يَا رَحِيمَ الآخِرَة
kemudian meng3cvp pundaknya sambil membaca: “Wahai Maha Pengasih di dunia, Wahai Penyayang di akhirat.”

ثُمَّ يُقَبِّلُ رَقَبَتِهَا وَيَقُولُ الله نُورُ السَّمَوَاتِ وَالأرْض
kemudian meng3cvp lehernya sambil membaca: “Allah itu cahaya langit dan bumi

ثُمَّ يُقَبِّلُ ذَقَنَهَا وَيَقُولُ نُورُ حَبِيبُ الإيمَان مِن عِبَادِكَ الصَّالِحِين
kemudian meng3cvp dagunya sambil membaca: “Cahaya kekasih iman di antara hamba-hamba-Mu yang saleh.

ثُمَّ يُقَبِّلُ رَاحَتَيْهَا اليُمْنَى فَاليُسْرَى قَائِلًا عِنْدَ ذَلِكَ مَا كَذَبَ الفُؤَادُ مَا رَأى
Kemudian meng3cvp kedua telapak tanganya, yang kanan lalu yang kiri sambil membaca: “Hati tidak berdusta terhadap apa yang dilihatnya

ثُمَّ يُقَبِّلُ مَا بَيْنَ ثَدْيَيْهَا وَيَقُولُ وَأَلْقَيْتُ عَلَيْكَ مَحَبَّةً مِنِّي
kemudian meng3cvp bagian diantara kedua payvd4r4 sambil membaca: Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang daripada-Ku

ُثُمَّ يُقَبِّلُ صَدْرَهَا اليُسْرَى بِحِذَاءِ قَلْبِهَا وَيَقُولُ يَا حَيُّ يَا قَيُّوم
kemudian meng3cvp d4d4nya bagian kiri tepat pada hatinya sambil mengucap: “Wahai Maha Hidup, Wahai maha berdiri pada dirinya sendiri.

ثُمَّ يُجُامِع
lalu ia bersengg4m4.

Penjelasan tentang rahasia kep3r4wanan - بَيَانُ أسْرَارِ خَلْقَةِ الأبْكَار

قَالَ أَهْلُ الفِرَاسَةِ وَالخَبَرِ بِالنِّسَاء
Para ahli firasaat dan ilmuwan tentang kewanitaan mengatakan

إِذَا كَانَ فَمُ المَرْأَةِ وَاسِعًا كَانَ فَرْجُهَا وَاسِعًا
Bila mulut seorang wanita itu lebar, maka v4g1nanya lebar

إِذَا كَانَ صَغْيراً كَانَ فَرْجُهَا صَغِيرًا ضَيِّقًا
Bila mulutnya kecil, maka v4g1nanya kecil juga sempit

قَالَ مِنْ بَحْرِ الطَّوِيل
Seorang penyair lewat bahar thowilnya menyatakan

إِذَا ضَاقَ فَمُ البِكْرِ ضَاقَتْ فُرُوجُهَا * وَكَانَ لِفَمِهَا شِعَارٌ لِفَرْجِهَا
Apabila seorang p3r4wan sempit mulutnya, maka sempit pula v4g1nanya. Demikian ini memang mulut seorang p3r4wan itu menjadi pertanda dari bentuk dan keadaan v4g1nanya

وَإِن كَانَت شَفَتَاهَا غَلِيظَتَينِ كَانَ شَفْرَاهَا غَلِيظَتَين
Bila kedua bibirnya tebal, berarti bibir v4g1nanya tebal

وَإنْ كَانَتَا رَقِيقَتَينِ كَانَتَا رَقِيقَتَين
Bila kedua bibirnya tipis, berarti kedua bibir v4g1nanya tipis

وَإنْ كَانَتْ السُّفْلَى رَقِيقَةً كَانَ فَرْجُهَا صَغِيرًا
Bila bibir bawah tipis, berarti v4g1nanya kecil

وَإِنْ كَانَ فَمُ المَرْأَةِ شَدِيدَ الحُمْرَةِ كَانَ فَرْجُهَا جَافًا عَنِ الرُّطُوبَة
Bila mulut wanita itu sangat merah, berarti v4g1nanya kering

وَإِنْ كَانَتْ حَدْبَاءَ الأَنْفِ فَهِيَ قَلِيلَةُ الغَرَضِ فِي النِّكَاح
Bila wanita itu hidungnya mancung berarti tidak begitu berhasrat untuk melakuan sengg4m4

وَإِنْ كَانَتْ طَوِيْلَةَ الذَّقَنِ فَإنَّهَا فَاتِحَةُ الفَرْجِ قَلِيلَةُ الشَّعْر
Bila wanita itu dagunya panjang, berarti v4g1nanya menganga dan sedikit bulunya

وَإن كَانَت صَغِيرَةَ الحَاجِبِ فَإنَّهَا غَامِضَةُ الفَرْج
Bila wanita itu tipis alisnya, berarti posisi v4g1nanya agak ke dalam

وَإنْ كَانَتْ كَبِيرَةَ الوَجْهِ غَلِيظَةَ الضَّفَائِرِ دَلَّ ذَلِكَ عَلَى صَغِيرَةِ العَجِيزَةِ وَكَبِيرِ الفَرْجِ وَضِيقِه
Bila wanita itu wajahnya lebar juga lehernya besar berarti pantatnya kecil dan v4g1nanya besar serta sempit

وَإذَا كَثُرَ شَحْمُ ظَاهِرِ قَدَمِهَا وَبَدَنِهَا عَظُمَ فَرْجُهَا وَكَانَتْ مَخْطُوبَةً عِنْدَ زَوْجِهَا
Bila wanita itu banyak lemak luar telapak kakinya dan badanya berarti besar v4g1nanya, dan ia di pinang samping sv4minya

وَإذَا كَانَتْ نَاتِئَةَ السَّاقَينِ فِي الصَّلْبَةِ فَإنَّهَا شَدِيدُ الشَّهْوَةِ لَا صَبْرَ لَهَا عَنِ الجِمَاع
Bila kedua betisnya tebal dan keras, berarti besar bir4h1nya dan tidak sabar untuk bersengg4m4

وَإنْ كَانَتْ عَيْنُهَا كَحِيلَةً كَبِيرَةً فَإنَّهَا يَدُلُّ عَلَى ضَيْقِ الرَّحِم
Bila matanya tampak bercelak dan lebar, hal ini menunjukkan sempit rahimnya

ِوَصَغِيرُ العَجِيزَةِ مَعَ عَظْمِ الكَتِفِ يَدُلَّانِ عَلَى عَظْمِ الفَرْج
Pantat yang kecil serta bahu yang besar itu menunjukkan besar v4g1na.

Sesuatu yang indah - نفيسة

قَالَ الحُكَمَاءُ مَنْ وَجَدَ فِي المَرْأَةِ عَشْرَةُ أَوْصَافٍ فَلَا يَنْبَغِي أَخْذُهَا
orang-orang bijak mengatakan: Barangsiapa menemukan sepuluh karakter yang terdapat pada seorang wanita, maka janganlah menikahinya.

ِأَحَدُهَا: كَوْنُهَا قَصِيرَةَ القَامَة
pertama: wanita itu pendek tubuhnya

الثَّانِي: كَوْنُهَا قَصِيرَةَ الشَّعْر
kedua: wanita itu pendek berambut

ِالثَّالِثُ رَفِيعَةُ الجَسَد
ketiga: wanita itu postur tubuhnya tinggi

الرَّابِعُ سَلِيطُ اللِّسَان
keempat: Wanita itu cerewet

الخَّامِسُ كَوْنُهَا مُنْقَطِعَةُ الأَوْلَاد
kelima: wanita itu tidak produktif

السَّادِسُ كَوْنُهَا عِنْدَهَا عِنَاد
kenam: wanita itu mempunyai sifat bengis

السَّابِعُ كَوْنُهَا مُسْرِفَةً مُبَذِّرَة
ketujuh: wanita itu berlebihan dan boros

ِالثَّامِنُ كَوْنُهَا طَوِيلَةَ اليَد
kedelapan: wanita itu tanganya panjang

ِالتَّاسِعُ كَوْنُهَا تُحِبُّ الزِّينَةَ عِندَ الخُرُوج
kesembilan: wanita itu suka berhias ketika keluar

العَاشِرُ كَونُهَا مُطَلَّقَةً مِن غَيرِهِ اهـ
kesepuluh: wanita itu dicerai oleh orang lain.

Penutup - خاتمة

ُهَذَا آخِرُ مَا يَسَّرَ اللهُ تَعَالَى لَنَا جَمْعَه
ini adalah akhir sesuatu yang penyusunannya Allah mudahkan kepada kami

ٍفَلِلَّهِ الحَمْدُ وَالثَّنَاءُ عَلَى كُلِّ حَال
maka hanya kepada Allah segala puji dan sanjungan di setiap keadaan

وَأَزْكَى الصَّلاَةِ وَالتَّسْلِيمِ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد
Sholawat serta salam yang teristimewa semoga tercurahkan kepada junjungan kita Muhammad

ٍوَمَنْ وَالَاهُ خَيْرُ صَحْبٍ وَآل
dan orang yang menyayanginya yaitu sebaik-baik sahabat keluarga

وَنَسْأَلُ اللهَ أَنْ يُوَفِّقَنَا لِصَالِحِ الأعْمَالِ
dan kami meminta kepada Allah agar menunjukkan kita kepada amal yang baik

وَأَنْ يَعُمَّ نَفْعَ هَذِهِ الكَرَاسَةِ الحَقِيرَةِ لِمَنْ هِيَ لَهُ مِنَ النِّسَاءِ وَالرِّجَالِ آمين
dan semoga Allah meratakan kemanfaatan buku kecil ini pada kaum pria maupun wanita

َقُلْتُ كَمَا قَال
aku berkata sebagaimana seorang penya’ir berkata:

أَمُوتُ وَيَبْقَى كُلُّ مَا قَدْ كَتَبْتُه * فَيَا لَيْتَ مَنْ يَقْرَأُ كِتَابِي دَعَا لِيَا
Aku akan mati, namun setiap tulisan yang aku tulis akan kekal. andaikan orang yang membaca tulisanku mau mendoakanku.


Wassalamu'alaikum wr. wb.

Baca juga :
aplikasi dan tutorial

Posting Komentar

• Tinggalkan komentar sesuai dengan topik tulisan.
• Ceklis / Centang Beri Tahu Saya (Supaya saya langsung merespons)

Terima Kasih.......